HISTORI
Blackbird sebenarnya mulai berdiri sejak tahun 2010 dan bertempat di Jl. Imam Bonjol pada awalnya. Sekitar akhir tahun 2010, Blackbird memutuskan untuk pindah dan merubah konsep yang semula mengusung konsep coffee and pancakes menjadi beers and grills. Namun, konsep inti Blackbird yang menekankan pada musik, terutama the Beatles, tidak dilupakan. Bahkan, nama Blackbird pun diambil dari judul lagu the Beatles di album double disc album yang biasa dikenal the White Album. Hanya saja, karena bergabung dengan grup Klampist, maka ada beberapa penyesuaian namun tidak mengubah konsep awal. Saat ini, Blackbird berada di Jl. Klampis Jaya 15 Surabaya, di samping Cosmic Joyhouse Surabaya.
KONSEP
Konsep Blackbird ini mengusung tema Beers and Grills dengan menonjolkan menu makanan dibandingkan beverages. Oleh karena itu, beverages yang ditawarkan masih berupa soft drink dan minuman dalam kemasan. Awalnya, konsep tempat ini menggunakan tema the Beatles- yang masuh dipertahankan hingga saat ini- namun ditambahkan dengan lagu-lagu dari genre lain. Tema the Beatles masih dipertahankan dalam nama-nama menu dan atribut-atribut seperti poster di dinding. video dan lagu yang diputar juga masih diselipi dengan lagu-lagu dari the Beatles atau dari solo karir para anggotanya.
Selain itu, di Blackbird sendiri yang ditonjolkan adalah activities dan obrolan akrab dari para pengunjungnya. Untuk ini, kami menerapkan pada ukuran meja, penempatan dan fasilitas yang disediakan. Seperti contohnya, tersedia fasilitas wifi, yang sepertinya sudah menjadi syarat dari eksistensi sebuah kafe. Namun, kami tidak menyediakan fasilitas wifi yang super duper kencang. Biasa saja, agar orang tidak hanya datang, duduk lalu bermaen facebook di laptop.
Di Klampist sendiri, salah satu yang membedakan dengan tempat lainnya adalah adanya mini ramps dan mini skatepark untuk fingerboard. Untuk latihan atau sekedar bermain, tidak ada charge khusus. Bebas aja. Di tempat yang lebih privat seperti ini, dapat dijadikan ajang pembelajaran bagi peminat skateboard ataupun fingerboard.
MENU
Original Burger with tasty meat. added cheese, then you’ll get cheese burger!
Ringo’s Fave. Chicken drumsticks, 4 drumsticks in each portion.
Sun King Bitterballen. Potatos mix with meat. 4 bitterballens in each portion.
Cheesy Sadie. Chicken breasts covered with cheese.
Tuna Burger. served from fresh tuna for non-meat lovers. (soon)
Chicken Burger. made from best chicken breast. (soon)
French Fries.
Wedges.
Lasagna
Klappertaart.
Varian Harga. 10ribu sampai 20ribu.
JAM BUKA
Minggu - Kamis 10 AM - 10 PM
Jumat - Sabtu 12 PM - 12 AM
Penjelasan McCartney tentang lagu Blackbird.
I had been doing poetry readings. I had been doing some in the last year or so because I've got a poetry book out called "Blackbird Singing", and when I would read Blackbird, I would always try and think of some explanation to tell the people, 'cause there's not a lot you can do except just read the poem, you know, you read 10 poems that takes about 10 minutes, almost. It's like, you've got to, just, do a bit more than that. So, I was doing explanations, and I actually just remembered why I'd written Blackbird, you know, that I'd been, I was in Scotland playing on my guitar, and I remembered this whole idea of "you were only waiting for this moment to arise" was about, you know, the black people's struggle in the southern states, and I was using the symbolism of a blackbird. It's not really about a blackbird whose wings are broken, you know, it's a bit more symbolic.
— Paul McCartney, Interview with KCRW's Chris Douridas, May 25, 2002 episode of New Ground (17:50 - 19:00)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar