LIFE OF MINE
Minggu, 26 Mei 2013
Wisata Waisak
Sabtu, 08 Desember 2012
See ya later,sir..
Akhir perjalanan hidupku adalah awal sebuah perjalanan baru
Selasa, 21 Februari 2012
LOVE.Cinta.dan teorinya.
Rabu, 11 Januari 2012
Antara Aku,Istriku dan Saipul Jamil
Kalimat itu adalah cuplikan dari film-FTV di Trans TV yang saya tonton tadi pagi. Yang judulnya aja saya ga tau pasti,hehe. Tapi saya suka. Casting pemaennya cocok. Dan Saipul Jamil, sebagai seleb yang difavoritkan, sangat mewakili. Tidak terkesan dibuat-buat dan sangat happening. Kalo judulnya Antara aku, istriku dan Anang Hermansyah, mungkin saya ga nonton :) Sountrack lagunya pun make sense. Sewu Kuto nya Didi Kempot dipadu lagunya Ari Lasso yang berlirik kuat.
Film ini bercerita tentang pasangan suami istri di sebuah kampung. Bejo dan Sumi. Saya ga tau nama pemerannya. Sebagai gadis desa, Sumi sangat menggandrungi seleb Saipul Jamil. Sedikit lebay sih, tapi mungkin memang begitu adanya kalo di desa. Saya tidak tau. Tapi si Sumi ini benar-benar cinta mati ama Saipul Jamil, berdasarkan pengamatannya di tipi yang dia tonton. Apa yang ditangkap, terlihat sangat 'wah'.
Sementara Bejo, yang berambut gondrong, berperawakan gemuk, jauh dari satuan ganteng. Namun dia sangat sayang dengan istrinya. Walaupun ada nada kecemburuan, tapi dia berusaha memenuhi keinginan istrinya yang sedang hamil, untuk berangkat ke Jakarta menemui Saipul Jamil.
Singkat cerita, dibantu dengan saudaranya Sumi,Paidi, akhirnya Sumi bisa ketemu Saipul Jamil. Paidi yang bekerja sebagai kru film, bertugas mengantar naskah ke Saipul Jamil. Dari situlah, Sumi diajak, bersama dengan Bejo menemui Saipul Jamil.
Satu-satunya keberatan saya dalam film ini adalah Saipul Jamil pake kaos Beastie Boys yang keren. Kenapa sih si bagian wardrobe ga ngasi kaos2 distro ga jelas yang klumbrukan di gudang wardrobe nya?hhhh..
"begini mas Saipul..Saya ingin mengantarkan istri saya,untuk mengutarakan cintanya.. langsung kepada mas saipul.."
"Oooo..iya iya.. Tadi Sumi juga ida bilang kan? Saya berterima kasih juga loh.. Sampai ada yang ngefans ke saya dan segitu cintanya"
"Bukan cinta seperti itu mas"
"Hah? Lalu maksudnya? Cinta seperti laki dan perempuan gitu?"
Bejo mengangguk.
"Hah? Kalo Sumi single, belum punya suami, ato janda, kamu mati, gitu mungkin masuk akal.. Lha ini.."
Singkat kata, akhirnya Saipul Jamil bersedia memenuhi keinginan Sumi untuk berpacaran dan bercengkrama berdua. Sementara Bejo dan Paidi menyingkir dulu. Mungkin kalo judulnya Between Me, My Wife and Adam Levine, adegan ini bisa disensor abis2an.
Tapi rupamya Saipul Jamil, memiliki rencana lain. Dia mengundang teman prianya, yang kewanita-wanitaan, untuk ikut ngobrol dan berpura-pura mesra. Dan rencana ini akhirnya berhasil. Sumu langsung gilo, dan ngajak Bejo serta Paidi untuk pergi. Akhirnya Sumi dan Bejo pun pulang kampung dan hidup bahagia sampe filmnya berakhir.
Yang masih saya bayangkan adalah, kalo pemerannya bukan Saipul Jamil, tapi Adam Levine. Pasti lebih realistis dengan Bejo dan Sumi urban metropolitan.
This is me.life.and thought.
Selasa, 27 Desember 2011
Money is not real

Kali ini saya pengen nulis setelah nonton film Blow yang dibintangi Johny Deep dan Penelope Cruz. Film yang bercerita tentang drugs dealer, George Jung.
Plot awal dibuka dengan kehidupan George kecil, yang awalnya begitu menyenangkan. Hingga akhirnya, ayahnya musti menghadapi kenyataan kalo dia bangkrut. "Money is not everything", kata si ayah.
Menginjak dewasa, George mulai terlibat dengan drugs. Tentu saja bukan drugs model bodrex ato obat sakit perut yah. Plis deh. Yang hebat dari George ini adalah, ia berhasil membangun bisnisnya dari bawah hingga dapet $ 100,000,000! Angka yang sangat wahhh. Dia bisa jeli ngeliat kesempatan dan bangun networking serta melakukan maintenance terhadap networking tersebut. Dia memulai bisnisnya dari nitip cocaine ke temen pramugarinya, sampe akhirnya bisa nyewa pesawat sendiri dan nerbangkan langsung dari Kolombia. Edian ini. Dan semuanya dibangun dari nol. Bahkan sampe jadi orang kepercayaannya Pablo Escobar as Top US importer. Haram? Ndak nguruslah dia. Apa yang dikorbanin? Banyak. Yang didapet? Ga kalah banyak. Mobil mewah, rumah mewah, istri semlohay dll. Sopo sing ora gelem?:))
"Are you happy, George?" tanya ayah George.
" I'm happy dad"
"I know what your job,George. Not in details, but I know. As long as you happy, I will stay out from your business"
"ok dad"
Bahkan ayahnya masih bisa bilang gitu meskipun tau anaknya bisnis apa.
Dalam perjalanan bisnisnya, George punya temen bernama Diego, yang ngenalin George ke Escobar dan juga ke istrinya George, Mirtha. Teman baik. Tapi, gara2 si teman ini ngguacor ae cocote minta nama suppliernya George di California, pas lagi transaksi drugs ama orang, George sampe kena tembak.
Ga berapa lama, George punya anak dari istrinya si Mirtha Jung. Pas babaran bojone, si George kena serangan jantung. Dokter bilang,"you have to stop it (makai cocaine). You have to stay alive. You have a daughter now". Dan George bener2 nurutin. Dia ga make lagi, dan mutusin buat keluar dari bisnis ini. Demi anaknya, Kristhina Sunshine Jung.
Di ulang taunnya yang ke 38, Mirtha mengorganize ultahnya. Mirtha ngundang temen2 lama, termasuk bandar2 gede dan supplier. Ternyata, itu cuman jebakan. George akhirnya ditangkap FBI. Ga berapa lama, George dibebaskan dengan jaminan. Tapi dia tetap jadi tertuduh yang kudu ikut sidang. Ga berapa lama, dia mampir rumah orang tuanya. Mamanya ga mau nemuin, Ayahnya akhirnya ngobrol sama si George ini.
Lalu si George melarikan diri sama istri dan anaknya. Buat bikin dapur ngebul, dia mau mindahin duit di banknya di Panama, ke bank UOB bedebah cabang terdekat. Wes pokoke Bank lah. Tapi sialnya, ternyata duit di Bank tersebut di potong buat bayar kartu kredit. Hahahaha. Ndak ndak gitu ceritanya. Duitnya disita pemerintah. Semua. Bersih.
Pulang ke rumah, ribut ama si mirtha tadi. "Terus katene urip nggawe duit gambar gajah terbang tah?" " yo ndak gitu juga lah. Aku isok kok nggolek kerjo liyo." demikian kira2 keributan dalam rumah tangganya. Ujung-ujungnya, mirtha ngelaporin George ke polisi lokal. Dan dihukum penjara selama beberapa tahun. Seminggu sebelum masa pembebasan, Mirtha nyambangi. Cuman bilang,"iku aku kate cerai. Hak asuk anakmu di aku", lalu ternyata anaknya juga jadi benci George karena dianggap ga nepatin janji. Janji kalo dia ga bisa hidup tanpa belahan hatinya. Yo ngamuklah si George ini la wong anaknya jadi benci dia. Akhirnya si Goerge - setelah bebas- dateng ke anaknya, berusaha ndeketin lagi,sampe akhirnya anaknya setuju buat ke California ama George, dijemput hari Kamis pulang sekolah.
Nah, buat ke California itu,tinggal disana, George butuh duit. Akhirnya dia transaksi sama temen2 lamanya. Ternyata dia dijebak. Semua teman2 lamanya 'menjual' dia ke FBI, biar bebas. Dan itulah akhirnya. Dipenjara selama 60th. Dan hingga film ini selese dibuat, anaknya belum pernah sekalipun jenguk dia.
Money is not everything. Money is not real. Money is not the important things.
So, what is 'real'?
Family
Anak, istri, suami, orang tua, kakak, adik, itu yang nyata. Orang2 yang mencintai anda sepenuhnya, atau bahkan yang sampai mau ngelakuin apa saja asal anda sehat,selamat atau terbebas dari kesusahan. Itu yang nyata.
Friends.
Apa yang dibutuhkan dari teman? Cuman sekedar tempat curhat karena ga payu2? Ato tempat utang2an? Haha.. Carilah kawan, yang benar2 bisa menghargai anda. Bedakan kawan in personal dan kawan berbisnis. Banyak kan ungkapan,"Nothing's personal. It's just business". Nah, berbisnislah dengan orang, tapi ingatlah. Mereka bukan kawan. Kawan tidak akan membunuh sahabat terbaiknya demi angka. Ketika kawan bisnis sudah menjadi kawan, saatnya anda berhenti berbisnis. Karena saat itu juga, anda akan mulai melupakan uang, dan mau melakukan apa saja asal kawan anda tidak kesusahan. Tapi kalo kawan anda masih pake sudut pandang bisnis, ya nasib anda ga jauh2 deh dari si George Jung tadi. Yang sampe dijual temen2nya ke FBI.
Lupakan kondisi utopis, this is the real life. Real deal, Real jungle. Money is not real, yes. Kejar aja duit itu sebanyak2nya. Then tell me, are you happy?
Quotes
"Yeah,there's your place asshole. Under George's shoes", kata ayah George ke FBI yang nangkep George terus mbantu ngiket tali sepatunya George.
"I dont care anymore..I had broke my promise", kata George pada saat ditangkap terakhir kalinya, yang pada akhirnya dia jadi ga bisa jemput anaknya buat ikut ke California.
Selasa, 06 Desember 2011
IBU TIDAK PERNAH MEMINTA UNTUK MENCINTAI ANAKNYA..TUHAN YANG MEMBERINYA..(SELAMAT HARI IBU :D) by Bung Kucing
Bapak boleh merasa bangga ketika mampu membesarkan anaknya tanpa istrinya. Saya juga tidak tahu sih… merasa bangga atau merasa lebih seksi bila sukses menjadi single father. Sayangnya, ikatan terbesar seorang anak terjadi bukan dengan ayahnya, tetapi dengan ibunya. Seorang ibu menggunakan insting keibuannya untuk mengajarkan tentang kasih sayang. Kalau seorang ayah? Hmm… ayah saya mengajarkan sepak bola dan catur… hehehe. Agak mellow memang tulisan ini, tetapi kasih sayang ibu walau hanya dicap sekali pada masa persalinan dampaknya panjang sekali. A mother's love is instinctual, unconditional, and forever.
Saya pernah mendengar cerita teman saya yang berbadan tambun dari Jogja. Dia mengajak anak laki-lakinya main ke mall yang ada di kota itu. Salah satu tugas ayah memang mengajak anaknya bersosialisasi ketika anak itu sudah mulai mengenal dunia luar. Ketika pulang, anaknya mengadu pada ibunya, “mah, aku kok tadi di Mall disuruh manggil om sama Ayah.” Ayah memang selalu mempunyai sisi cerita lain dari hubungan ibu dan anak. Ayah mungkin mengajak anaknya untuk berjalan jauh, tetapi anak akan tetap kembali pada buaian ibunya. Walaupun, seorang anak sudah menginjak usia 20 tahun seperti saya, tetap saja ibu adalah tempat saya kembali pulang.
Anak (saya menyebut dalam tulisan ini untuk usia 6 tahun ke bawah) pada umumnya hanya meminta dua hal secara sederhana, dia ingin senang dan dia ingin damai seperti di dalam perut ibunya dulu. Sunyi dan senyap, seperti yang ada hanya dia dan ibu… Apalagi sewaktu tidur di dalam dekapan ibunya, hmm… “This world is just about you and me, mom..” Yah jangankan anak manusia, anak monyet sekalipun akan terlihat damai disetiap tidurnya sambil bermimpi berburu pisang Agung produk andalan pemkot Lumajang.
Cobalah kongkow-kongkow dengan beberapa anak terlantar yang usianya berkisar 5-6 tahun. Liat rongga matanya dalam-dalam dan bayangkan, apa yang dia harapkan dari kehidupannya di pinggir jalan? Yup betul… dia hanya ingin bermain. Dia tidak peduli mengapa ia harus bermain dipinggir jalan, sedangkan anak gedongan lainnya bermain di arena yang lebih cihuy. Dia tidak berpikiran untuk menjadi pejabat suatu saat nanti atau bahkan berpikiran, “hari ini saya boleh di jalan, tapi lihat minggu depan… Saya harus bermain di tempat yang mahal!”
Ketika dia sudah lelah bermain dan begajulan di jalan… lihatlah kembali matanya. Apa yang dia cari? 100% saya yakin bila bisa meminta, dia ingin ibunya yang mampu membasuh lelahnya. Ketika ibu itu tidak ada atau tidak cukup cihuy untuk disandarkan, maka dia akan mencari sekenanya seperti; ayahnya, kakaknya, atau temannya. Kalau masih tidak ada juga, ia mungkin memilih menangis atau terdiam karena lelah sehabis seharian bermain.
Anak yang tidak pernah merasa dekat dengan suatu objek, semisal ibu, mudah menjadi individualis dan berpotensi greedy sewaktu dewasa. Kalau kata ibu saya, “Gayus itu ngga punya ibu..”. Walau terdengar emosional, tapi saya percaya ibu saya ada benarnya. Setidaknya orang seperti Gayus merasa di dunia ini hanya ada dia dan harga dirinya yang hilang. Sangat masuk akal sekali, orang menjadi egois dan kasar, karena ibunya tidak pernah memberikan kasih sayang. Kasih sayang terbesar akan melahirkan sebuah bayangan bahwa dunia ini menjadi indah bila dinikmati bersama-sama. Kasih sayang akan melahirkan maaf, dan maaf akan menghasilkan proses memanusiakan manusia itu sendiri.
Saya teringat beberapa tahun yang lalu ketika saya masih mengurusi puluhan anak kecil di pinggir rel kereta api. Saya sering melihat mata anak-anak kecil itu satu persatu setiap harinya. Mayoritas orang tua mereka adalah pelacur. Saya termasuk dekat dengan orang tua mereka. Saya mengetahui detil perilaku hidup mereka. Dan masalah terbesarnya adalah kurangnya ruang private bagi ibu dan anak agar mampu berkomunikasi secara personal. “saya pengen mas anak saya punya kamar sendiri. Lha gimana, sampe jam 2 malem tempat ini pasti penuh orang lalu lalang.”
Benar! ruang privat lah yang dibutuhkan untuk mengembangkan hubungan ibu dan anak. Terlalu banyaknya distractor dalam hubungan ibu dan anak membuat mereka tidak bisa merasakan bentuk hubungan paling alami yang diciptakan Tuhan. Damai dalam kesunyian membuat hubungan ibu dan anak menjadi berkualitas. Anak bisa ‘mendengar’ apa yang ibu rasakan. Anak bisa merasa sedih dengan sendirinya ketika ibunya merasa sedih. Dan anak bisa merasa senang ketika ibunya senang. Seperti kata pepatah, to a child's ear, "mother" is magic in any language.
Sedikit Ruang Privat
Ada dua alasan mengapa ruang privat sangat penting bagi hubungan ibu dan anak. Pertama, untuk mendekatkan hubungan ibu dan anak melalui indera penciumannya. Dan Kedua, agar anak bisa mempelajari guratan wajah ibunya dengan baik.
Indera penciuman pada awal kelahiran memiliki kemampuan yang extraordinary dengan daya ingat yang sangat amazing. Ketika pertama kali keluar dari rahim ibunya, si anak langsung menggunakan penciumannya untuk mendeteksi lingkungan sekitarnya. Selama tidak ada distractor, bau yang akan dikenang adalah bau ibunya, setidaknya dalam seminggu pertama setelah dia mbrojol.. broll…
Sering terjadi kasus beberapa anak tidak mau menyusui dari puting ibunya. Biasanya karena bau pada tubuh ibunya sudah terkena distractor. Mungkin sebelum berusia sebulan, si bayi yang sedang menyusui mencium bau jengkol yang dimasak oleh tetangga sebelah. Sehingga ketika dia mencium bau jengkol, si bayi langsung terasosiasi pada susu ibunya. Ketika ibunya menyodorkan susu dari putingnya tanpa bau jengkol, si Bayi itu langsung mengasosiasikan bahwa susu itu palsu dan tidak terdaftar di Dinkes kota yang terkait. Berbeda dengan bapaknya yang tetap doyan susu ibu, baik itu bau jengkol atau bau minyak wangi dari Arab.
Kepentingan ruang privat yang kedua adalah memberi kesempatan bagi anak agar lebih bebas mengamati stimulus yang diberikan oleh wajah ibunya. Menerima stimulus yang lebih terbatas (hanya wajah ibunya saja) membuat otaknya mudah untuk bekerja memahami lingkungannya satu per satu. Life began with waking up and loving the mother's face - George Eliot. Inilah sebabnya mengapa anak yang besar tanpa ruang privat seperti panti asuhan biasanya memiliki IQ yang lebih rendah. Karena otaknya dipaksa untuk mencerna banyak wajah dan objek. Apakah kalian akan pernah menjadi pintar bila selalu belajar di tempat yang bising dan banyak binatang berlalu lalang di depan muka anda? Anak-anak kecil juga merasa terganggu dengan hal ini.
“lho tapi kan mereka tidak nangis dan senang-senang saja dikunjungi banyak orang?” kata pemilik panti asuhan yang baru saja kedatangan Aura Kasih, Pasha Ungu, dan artis-artis ibu kota di panti asuhannya… Yo ngga bakal bisa ngomong cuukk!!!
Bagaimana anak bisa mempelajari ekspresi wajah seseorang kalau wajah yang datang itu selalu berganti-ganti dengan frekuensi yang tinggi. Sore datang orang Jogja yang berbahasa alus dengan jarik dan mental ewuh pekewuh nya… Siangnya datang orang Jawa Timur yang bletak bletuk ngomongnya… Dan sewaktu malam, datang bule Inggris yang tinggal di jalan Jaksa dengan suara baritone yang tidak jelas… “Oh yesss… I like it”. “Oh no.. don’t do it.”
Secara penelitian, anak yang dibesarkan oleh banyak orang lebih mudah diculik dibandingkan dengan anak yang memiliki kedekatan dengan ibunya. Karena ibu mengenalkan konsep kehangatan wajah yang dijadikan standart bagi anak untuk menjauhi orang-orang yang beraura jahat. Percaya atau tidak, memang seperti itulah kenyataannya. Mau anak anda diculik? Umbar saja di tengah jalan.. pasti nanti dengan mudah dibawa orang tanpa orang disekitarnya tahu bahwa anak anda sedang diculik…
Kita kembali pada pelacur di pinggir rel. Bila mereka tidak mampu untuk menempatkan anak-anak pada ruang private yang baik, maka dipastikan tidak ada batas ruang antara orang dewasa-anak-anak, laki-perempuan, saudara-teman, dll. Akibatnya adalah anak-anak tumbuh cepat dari waktunya karena terpaksa. Mereka melewati masa bermain dan menghabiskan masa instingnya untuk mengenal kasih sayang ibunya lebih cepat dibandingkan anak-anak normal lainnya. Seperti apa mereka akan tumbuh nantinya? Yah kalian bisa tebak sendiri. Banyak anak-anak dipinggir rel itu sudah paham bahwa pelacur adalah sebuah pekerjaan yang membanggakan. Mereka diajari bahwa lekat pada satu objek ke objek lainnya adalah sebuah budaya yang tidak bisa mereka tolak. Mereka tidak belajar untuk lekat pada satu objek. Mereka tumbuh menjadi geleman, nurutan, dan katutan (mau, nurut, dan ngikut). Etika dan moral? Go to hell.. Yeah!!!
Proses Kelahiran
Pernah kah kalian membayangkan bagaimana proses kelahiran seorang anak? Saya akan mulai dari bagaimana bayi itu mbrojol… soalnya kalau dimulai dari cara membuat bayi, maka tulisan ini akan menjadi tulisan porno. :D
Saya memang menulis dengan naïf proses ibu melahirkan, karena sebenarnya saya tidak pernah melihat wanita melahirkan (ibu hamil mana juga yang mau saya intip). Ketika ibu hamil hendak melahirkan, seharusnya terjadi konstraksi. Akibatnya, listrik di kepala ibu meningkat berlipat-lipat. Yah asal kalian tahu, yang menggerakan otak memang aliran-aliran listrik antar neuron. Semakin besar aliran listrik itu, semakin besar kinerja syaraf-syaraf yang ada di dalam otak. Si Ibu menjadi wanita super dalam beberapa menit. Sistem kerja otak dan kekuatan tubuhnya meningkat hingga 100 kali. Pada saat itu IQ nya sedang naik beberapa point. Mungkin kalau dia sedikit santai, soal matematika sulit pun akan mampu dijawabnya.
Apa yang anda bayangkan bila seorang wanita memiliki kekuatan otak dan fisik 100 kali lebih hebat? Yup… Penciuman, perabaan, dan semua indranya menjadi sangat sensitive. Listrik di dalam kepala memacu keluarnya hormone yang membantu persalinan. Hormone yang keluar secara sporadic ini adalah biang munculnya rasa sentimental yang tinggi. Perasaan sentimental telah membuat meaning tersendiri atas kelahiran bayinya. Inilah yang membuat ibu menjadi semakin sangat lekat dengan anaknya dikemudian hari.
Memory setelah melahirkan akan seperti black hole dalam kepala. Menghisap ingatan apapun disekitarnya. Pada saat itu, di dalam otak seorang ibu masih memiliki sisa energy yang besar pasca melahirkan. Bayangkan saja, kita mengingat dengan long term saja sudah tidak mungkin untuk dihapus, apalagi mengingat dengan kekuatan long term 50 kali lebih besar… Inilah dasar mengapa ikatan ibu akan anaknya selalu ada. Walau setelah dilahirkan anaknya harus diadopsi oleh orang lain, tetap ibu akan selalu mengingatnya. Bagaimanapun bejatnya perilaku anak nantinya seorang ibu selalu berharap anaknya akan kembali. Kalau ada ibu yang tidak memiliki ikatan dengan anaknya, saya pikir ada yang salah dalam hormonnya. Mungkin, dia wanita berhormon lelaki. “Wes metu anakku cuk?” kata ibu aneh yang baru saja melahirkan sambil mencukur bulu kakinya yang tumbuh lebat. HOWEVER, IBU TIDAK PERNAH MEMINTA UNTUK MENCINTAI ANAKNYA… TETAPI TUHAN YANG MEMBERINYA…-Happy mother day

Rabu, 05 Oktober 2011
BLACKBIRD
HISTORI
Blackbird sebenarnya mulai berdiri sejak tahun 2010 dan bertempat di Jl. Imam Bonjol pada awalnya. Sekitar akhir tahun 2010, Blackbird memutuskan untuk pindah dan merubah konsep yang semula mengusung konsep coffee and pancakes menjadi beers and grills. Namun, konsep inti Blackbird yang menekankan pada musik, terutama the Beatles, tidak dilupakan. Bahkan, nama Blackbird pun diambil dari judul lagu the Beatles di album double disc album yang biasa dikenal the White Album. Hanya saja, karena bergabung dengan grup Klampist, maka ada beberapa penyesuaian namun tidak mengubah konsep awal. Saat ini, Blackbird berada di Jl. Klampis Jaya 15 Surabaya, di samping Cosmic Joyhouse Surabaya.
KONSEP
Konsep Blackbird ini mengusung tema Beers and Grills dengan menonjolkan menu makanan dibandingkan beverages. Oleh karena itu, beverages yang ditawarkan masih berupa soft drink dan minuman dalam kemasan. Awalnya, konsep tempat ini menggunakan tema the Beatles- yang masuh dipertahankan hingga saat ini- namun ditambahkan dengan lagu-lagu dari genre lain. Tema the Beatles masih dipertahankan dalam nama-nama menu dan atribut-atribut seperti poster di dinding. video dan lagu yang diputar juga masih diselipi dengan lagu-lagu dari the Beatles atau dari solo karir para anggotanya.
Selain itu, di Blackbird sendiri yang ditonjolkan adalah activities dan obrolan akrab dari para pengunjungnya. Untuk ini, kami menerapkan pada ukuran meja, penempatan dan fasilitas yang disediakan. Seperti contohnya, tersedia fasilitas wifi, yang sepertinya sudah menjadi syarat dari eksistensi sebuah kafe. Namun, kami tidak menyediakan fasilitas wifi yang super duper kencang. Biasa saja, agar orang tidak hanya datang, duduk lalu bermaen facebook di laptop.
Di Klampist sendiri, salah satu yang membedakan dengan tempat lainnya adalah adanya mini ramps dan mini skatepark untuk fingerboard. Untuk latihan atau sekedar bermain, tidak ada charge khusus. Bebas aja. Di tempat yang lebih privat seperti ini, dapat dijadikan ajang pembelajaran bagi peminat skateboard ataupun fingerboard.
MENU
Original Burger with tasty meat. added cheese, then you’ll get cheese burger!
Ringo’s Fave. Chicken drumsticks, 4 drumsticks in each portion.
Sun King Bitterballen. Potatos mix with meat. 4 bitterballens in each portion.
Cheesy Sadie. Chicken breasts covered with cheese.
Tuna Burger. served from fresh tuna for non-meat lovers. (soon)
Chicken Burger. made from best chicken breast. (soon)
French Fries.
Wedges.
Lasagna
Klappertaart.
Varian Harga. 10ribu sampai 20ribu.
JAM BUKA
Minggu - Kamis 10 AM - 10 PM
Jumat - Sabtu 12 PM - 12 AM
Penjelasan McCartney tentang lagu Blackbird.
I had been doing poetry readings. I had been doing some in the last year or so because I've got a poetry book out called "Blackbird Singing", and when I would read Blackbird, I would always try and think of some explanation to tell the people, 'cause there's not a lot you can do except just read the poem, you know, you read 10 poems that takes about 10 minutes, almost. It's like, you've got to, just, do a bit more than that. So, I was doing explanations, and I actually just remembered why I'd written Blackbird, you know, that I'd been, I was in Scotland playing on my guitar, and I remembered this whole idea of "you were only waiting for this moment to arise" was about, you know, the black people's struggle in the southern states, and I was using the symbolism of a blackbird. It's not really about a blackbird whose wings are broken, you know, it's a bit more symbolic.
— Paul McCartney, Interview with KCRW's Chris Douridas, May 25, 2002 episode of New Ground (17:50 - 19:00)
