
Kali ini saya pengen nulis setelah nonton film Blow yang dibintangi Johny Deep dan Penelope Cruz. Film yang bercerita tentang drugs dealer, George Jung.
Plot awal dibuka dengan kehidupan George kecil, yang awalnya begitu menyenangkan. Hingga akhirnya, ayahnya musti menghadapi kenyataan kalo dia bangkrut. "Money is not everything", kata si ayah.
Menginjak dewasa, George mulai terlibat dengan drugs. Tentu saja bukan drugs model bodrex ato obat sakit perut yah. Plis deh. Yang hebat dari George ini adalah, ia berhasil membangun bisnisnya dari bawah hingga dapet $ 100,000,000! Angka yang sangat wahhh. Dia bisa jeli ngeliat kesempatan dan bangun networking serta melakukan maintenance terhadap networking tersebut. Dia memulai bisnisnya dari nitip cocaine ke temen pramugarinya, sampe akhirnya bisa nyewa pesawat sendiri dan nerbangkan langsung dari Kolombia. Edian ini. Dan semuanya dibangun dari nol. Bahkan sampe jadi orang kepercayaannya Pablo Escobar as Top US importer. Haram? Ndak nguruslah dia. Apa yang dikorbanin? Banyak. Yang didapet? Ga kalah banyak. Mobil mewah, rumah mewah, istri semlohay dll. Sopo sing ora gelem?:))
"Are you happy, George?" tanya ayah George.
" I'm happy dad"
"I know what your job,George. Not in details, but I know. As long as you happy, I will stay out from your business"
"ok dad"
Bahkan ayahnya masih bisa bilang gitu meskipun tau anaknya bisnis apa.
Dalam perjalanan bisnisnya, George punya temen bernama Diego, yang ngenalin George ke Escobar dan juga ke istrinya George, Mirtha. Teman baik. Tapi, gara2 si teman ini ngguacor ae cocote minta nama suppliernya George di California, pas lagi transaksi drugs ama orang, George sampe kena tembak.
Ga berapa lama, George punya anak dari istrinya si Mirtha Jung. Pas babaran bojone, si George kena serangan jantung. Dokter bilang,"you have to stop it (makai cocaine). You have to stay alive. You have a daughter now". Dan George bener2 nurutin. Dia ga make lagi, dan mutusin buat keluar dari bisnis ini. Demi anaknya, Kristhina Sunshine Jung.
Di ulang taunnya yang ke 38, Mirtha mengorganize ultahnya. Mirtha ngundang temen2 lama, termasuk bandar2 gede dan supplier. Ternyata, itu cuman jebakan. George akhirnya ditangkap FBI. Ga berapa lama, George dibebaskan dengan jaminan. Tapi dia tetap jadi tertuduh yang kudu ikut sidang. Ga berapa lama, dia mampir rumah orang tuanya. Mamanya ga mau nemuin, Ayahnya akhirnya ngobrol sama si George ini.
Lalu si George melarikan diri sama istri dan anaknya. Buat bikin dapur ngebul, dia mau mindahin duit di banknya di Panama, ke bank UOB bedebah cabang terdekat. Wes pokoke Bank lah. Tapi sialnya, ternyata duit di Bank tersebut di potong buat bayar kartu kredit. Hahahaha. Ndak ndak gitu ceritanya. Duitnya disita pemerintah. Semua. Bersih.
Pulang ke rumah, ribut ama si mirtha tadi. "Terus katene urip nggawe duit gambar gajah terbang tah?" " yo ndak gitu juga lah. Aku isok kok nggolek kerjo liyo." demikian kira2 keributan dalam rumah tangganya. Ujung-ujungnya, mirtha ngelaporin George ke polisi lokal. Dan dihukum penjara selama beberapa tahun. Seminggu sebelum masa pembebasan, Mirtha nyambangi. Cuman bilang,"iku aku kate cerai. Hak asuk anakmu di aku", lalu ternyata anaknya juga jadi benci George karena dianggap ga nepatin janji. Janji kalo dia ga bisa hidup tanpa belahan hatinya. Yo ngamuklah si George ini la wong anaknya jadi benci dia. Akhirnya si Goerge - setelah bebas- dateng ke anaknya, berusaha ndeketin lagi,sampe akhirnya anaknya setuju buat ke California ama George, dijemput hari Kamis pulang sekolah.
Nah, buat ke California itu,tinggal disana, George butuh duit. Akhirnya dia transaksi sama temen2 lamanya. Ternyata dia dijebak. Semua teman2 lamanya 'menjual' dia ke FBI, biar bebas. Dan itulah akhirnya. Dipenjara selama 60th. Dan hingga film ini selese dibuat, anaknya belum pernah sekalipun jenguk dia.
Money is not everything. Money is not real. Money is not the important things.
So, what is 'real'?
Family
Anak, istri, suami, orang tua, kakak, adik, itu yang nyata. Orang2 yang mencintai anda sepenuhnya, atau bahkan yang sampai mau ngelakuin apa saja asal anda sehat,selamat atau terbebas dari kesusahan. Itu yang nyata.
Friends.
Apa yang dibutuhkan dari teman? Cuman sekedar tempat curhat karena ga payu2? Ato tempat utang2an? Haha.. Carilah kawan, yang benar2 bisa menghargai anda. Bedakan kawan in personal dan kawan berbisnis. Banyak kan ungkapan,"Nothing's personal. It's just business". Nah, berbisnislah dengan orang, tapi ingatlah. Mereka bukan kawan. Kawan tidak akan membunuh sahabat terbaiknya demi angka. Ketika kawan bisnis sudah menjadi kawan, saatnya anda berhenti berbisnis. Karena saat itu juga, anda akan mulai melupakan uang, dan mau melakukan apa saja asal kawan anda tidak kesusahan. Tapi kalo kawan anda masih pake sudut pandang bisnis, ya nasib anda ga jauh2 deh dari si George Jung tadi. Yang sampe dijual temen2nya ke FBI.
Lupakan kondisi utopis, this is the real life. Real deal, Real jungle. Money is not real, yes. Kejar aja duit itu sebanyak2nya. Then tell me, are you happy?
Quotes
"Yeah,there's your place asshole. Under George's shoes", kata ayah George ke FBI yang nangkep George terus mbantu ngiket tali sepatunya George.
"I dont care anymore..I had broke my promise", kata George pada saat ditangkap terakhir kalinya, yang pada akhirnya dia jadi ga bisa jemput anaknya buat ikut ke California.
Quotesnya keren mas!
BalasHapus