Selasa, 21 Februari 2012

LOVE.Cinta.dan teorinya.

Bahasan tentang cinta itu selalu menarik. Suatu emosi mendalam yang terkadang orang suka sulit mendeskripsikan perasaannya pada orang lain. So, mungkin sedikit tulisan hasil saduran dari wikipedia ini mungkin dapat membantu kalian mengenali bagaimana sih cinta kita ke orang lain itu. Cekidot!
Menurut Bapak Robert Sternberg, Cinta itu terdiri dari 3 komponen-berdasar triangular theory of love, yaitu:
1. Intimacy – menekankan pada perasaan atas attachment, kedekatan, keterkaitan, dan ikatan
2. Passion – menekankan pada drive yang terkait dengan limerence dan sexual attraction
3. Commitment – yang menekankan pada keputusan menghabiskan sisa hidup bersama orang lain (short term) dan berbagi cita-cita, impian, pencapaian yang dibuat bersama pasangan
"The amount of love one experiences depends on the absolute strength of these three components, and the type of love one experiences depends on their strengths relative to each other."[2] Perbedaan tingkatan dan tipe dari cinta ini sendiri dapat dijelaskan dalam beberapa kombinasi interaksi.
Nonlove berarti ga ada cinta. Biasa ae. Simply considered as casual interactions.
Liking/friendship merupakan hasil kedekatan dan keintiman dengan orang lain. Dalam pertemanan, dapat dirasakan kedekatan, ikatan dan kehangatan, namun tanpa gairah dan komitmen.
Infatuated love hadir berdasarkan pengalaman dan pengamatan atas peningkatan gairah tapi tanpa disertai intimacy dan komitmen. Romantic love biasanya berangkat dari Infatuated Love, tapi tanpa peningkatan ke arah intimacy, infatuated love mungkin bakal menghilang dengan cepat. Atau bisa jadi berganti obyek ;)
Empty love menjelaskan hadirnya komitmen tanpa intimacy dan passion. Ga ada gairah, hambar, tapi musti megang komitmen buat living together. Dalam pernikahan karena dijodohkan, hubungan pasangan mungkin dimulai dari empty love dan berkembang ke bentuk lainnya. "how empty love need not be the terminal state of a long-term relationship...[but] the beginning rather than the end."
Romantic love merupakan kombinasi dari intimate dan komponen passionate dari cinta. bonded emotionally"- bonded both intimately and passionately, tapi tanpa komitmen yang jelas.
Companionate love hampir sama dengan friendship, ada kedekatan, kebutuhan atas kehangatan plus disertai komitmen untuk berbagi dalam jangka panjang. Gairah, passion, hampir tidak ada disini. Hanya ada rasa kebutuhan yang tidak terjelaskan alasannya, dan disertai komitmen. Ada afeksi yang mendalam dan ini biasanya juga dapat terjadi dalam hubungan dengan anggota keluarga yang lain atau dalam hubungan pertemanan dekat seperti sahabat atau hubungan platonic.
Fatuous love bisa terjadi dalam masa pacaran dan masa bercumbu yang membabi buta. Adanya komitmen plus gairah yang besar namun belum disertai perasaan kedekatan dan kebutuhan atas pasangan.
Consummate love adalah sebuah paket komplit dari cinta. Yang merepresentasikan hubungan ideal dimana ketiga komponen tersebut hadir. Intimacy, passion dan commitment. Perfect couple. Dimana menurut Sternberg, pasangan ini akan memiliki hubungan sexual yang berkualitas hingga 15 tahun ke depan atau lebih. Mereka merasa tidak mungkin bisa sebahagia ini dengan orang lain, and each delight in the relationship. Mereka dapat mengatasi masalah yang ada bersama-sama. Sternberg menekankan, meraih Consummate Love ini mudah, tapi mempertahankannya is not a piece a cake level like in a video game. Penekanan dan kuncinya adalah ekspresi cinta yang ditunjukkan. "Without expression, even the greatest of loves can die." Oleh karena itu, consummate love bisa jadi juga tidak permanen. If passion is lost over time, bisa jadi berubah ke arah companionate love. Worse, to empty love.
So, what kind of love that you have for others?your friends?your spouse?
Jangan kebalik2 yesss..temen ya temen ajaa..kalo berubah jadi Infatuated Love, jadi FWB doooong..

Selamat Hari Kasih Sayang!

1 komentar:

  1. wah, ak diajari iki nang kuliah :| masuk mata kuliah media dan politik representasi bagian tubuh gender dan seksualitas :|

    BalasHapus